JAKARTA, BABEMOI.ID – Aktivis Nasional yang juga Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama, memberi standing applause atas pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang fokus pada pengelolaan mineral kritis.
“Ini terobosan kebijakan yang sangat bagus ya. Perminas akan menjadi pengelolaan mineral kritis nasional agar dapat meningkatkan nilai tambah berkelanjutan bagi bangsa kita,” kata Sandri Rumanama saat diwawancara awak media di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Dengan hadirnya Perminas, lanjut Sandri, pengelolaan mineral kritis dapat lebih terfokus, sehingga hasilnya lebih maksimal bagi keuntungan dan kepentingan bangsa Indonesia.
Sandri juga menilai pembentukan Perminas akan meningkatkan posisi tawar Indoensia dalam percaturan ekonomi global, karena sumber daya yang ada di dalam negeri bisa dikelola sendiri dengan meningkatkan nilai tambah.
“Pasti lah, bargaining position negara kita makin kuat. Perminas pastinya akan memperkuat posisi Indonesia di pasar mineral global, gitu loh,” tukas Sandri.
Aktivis berdarah Melanesia Maluku ini menyarankan agar pemerintah, khususnya Danantara, mempersiapkan dengan matang pembentukan PT. Perminas. Jajaran pengurus, baik komisaris, direksi, hingga para pegawainya harus diisi oleh orang-orang ahli, kredibel, dan punya kompetensi.
Sandri pun menyarankan agar Pemerintah mencari anak bangsa yang ahli, terutama lulusan dari universitas dalam negeri seperti Institute Teknologi Bandung (ITB).
“Saran saya sih, cari orang profesional dari ITB mislanya. Kan ada tuh Ikatan Keluarga Alumni ITB, tinggal kumpulkan para tokohnya dan cari orang profesional yang ahli dan berpengalaman,” tandas Sandri.
“Perminas ini kan sebuah langkah terobosan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya mineral kritis dari perut bumi nusantara secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Saya yakin banget PT Perminas akan memberi hasil yang manis buat bangsa kita, gitu loh,” tuntas Sandiri Rumanama.
Sebelumnya, Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membocorkan pembentukan Perminas, sebagai ejowantah dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengelola mineral-mineral strategis di Indonesia.
“Bapak (Presiden Prabowo) mengarahkan (Pembentukan Permanis) yang diharapkan bisa mengelola mineral-mineral kita, terutama mineral-mineral yang strategis. Maka dimintalah Danantara membentuk satu entitas,” ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ia menyebut Perminas akan berbeda dari BUMN pengelola mineral yang sudah ada, seperti MIND ID. Adapun tujuan pembentukan Permanis adalah untuk fokus pada mineral kritis.






